Sewa Ruang Kantor, Solusi Untuk Bisnis Baru

Dibuat : 11 December 2018

Bagi pengusaha baru, kebutuhan memiliki alamat jelas untuk bisnis bisa menjadi penghalang untuk mengembangkan usaha. Tanpa alamat jelas, kepengurusan ijin tidak bisa dilakukan. Saat harus menemui klien pun juga menjadi masalah karena tidak ada kantor. Membeli ruko atau membangun kantor tentu menghabiskan biaya yang tidak sedikit. Bahkan, sekedar menyewa pun perlu pertimbangan matang karena biaya juga masih tergolong tinggi. Jika karyawan hanya satu atau dua orang, akan banyak sisa ruang tak terpakai.

Sekarang, telah banyak berkembang bisnis sewa ruang kantor. Dimana penyewa tidak perlu menyewa seluruh bangunan, cukup satu ruangan. Bahkan, ada yang telah dilengkapi dengan furniture, ruangan AC, dan sambungan internet. Harga sewa juga menjadi jauh lebih murah, hampir seperti menyewa kamar kos. Persewaan ruang kantor biasanya juga terletak di lokasi strategis, memberikan Anda alamat yang keren untuk dipajang di kartu nama.

Namun, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum memutuskan untuk menyewa kantor. Berikut hal-hal yang perlu Anda lakukan sebelum memutuskan untuk menyewa :

Tanyakan legalitas bangunan dan perjanjian sewa

Anda perlu memastikan apakah bangunan yang disewakan tersebut memiliki IMB. Fungsinya, jika Anda baru saja merintis usaha dan ingin mengajukan perijinan, Anda akan membutuhkan IMB sebagai persyaratan. Tanyakan juga bukti pembayaran PBB terakhir. Pastikan Anda juga memiliki akta sewa dengan pemilik bangunan. Dokumen-dokumen ini akan diperlukan untuk mengurus surat keterangan domisili.

Tanyakan aturan sewa dan deposit/jaminan

Setiap pemilik bangunan memiliki aturan sendiri dalam mengatur sewa-menyewa. Aturan-aturan ini akan tercantum dalam akta. Tanyakan aturan-aturan tersebut di depan, dan pastikan aturan tersebut sesuai dengan yang tercantum di akta sewa. Diantaranya, jam berapa buka dan tutup gedung, aturan parkir kendaraan, besaran uang sewa dan denda keterlambatan pembayaran, jangka waktu minimal sewa, juga tentang pembayaran-pembayaran lain seperti tagihan listrik dan telepon (jika ada).

Jangan lupa juga menanyakan apakah deposit atau jaminan diperlukan, berapa besarnya, dan bagaimana cara pengurusan jaminan jika sewa telah berakhir.

Pastikan fasilitas yang didapat dan aturan penggunaan fasilitas tersebut

Perlu diperhatikan juga, fasilitas apakah yang Anda dapatkan selama menyewa di tempat tersebut. Dengan mengetahuinya, Anda dapat merencanakan, hal apakah yang perlu dan tidak perlu Anda sediakan sendiri selama menyewa.

Anda juga perlu memperhatikan aturan penggunaan fasilitas. Contoh, Anda perlu mengganti fasilitas seperti batas penggunaan internet, atau prosedur penggantian barang milik persewaan kantor yang rusak selama Anda sewa.